Persib tak mengecewakan pendukungnya yang memenuhi Stadion Siliwangi. Menghadapi Persiba Balikpapan, 'Maung Bandung' menang telak 5-1.
Dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (16/10/2010), Persib tampil dengan sejumlah pemain utamanya seperti Nova Arianto, Maman Abdurrahman dan Christian Gonzales. Empat belas menit pertandingan berjalan, Persib pun unggul setelah bola rebound sepakan CG berhasil dimaksimalkan Pablo Frances.
Namun, Persiba berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah tandukan Aldo Barreto di menit 32 berhasil membobol jala Markus Horison. Dan inilah gol satu-satunya tim tamu dalam laga ini.
Pada akhir babak pertama, Atep berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-1 dan setelahnya gawang Persiba digelontor oleh punggawa-punggawa Persib.
Eka Ramdani memperbesar kedudukan menjadi 3-1 di menit 61. Ia sukses memanfaatkan umpan dari Shahrir Ishak sebelum akhirnya membobol jala I Made Wirawan. Kedudukan pun kembali melebar menjadi 4-1 setelah Rahmat Affandi di menit 77.
Pesta gol Persib lengkap setelah Jejen membobol jala kiper pengganti Galih Sudaryono. Kemenangan 5-1 ini pun menjadi hadiah untuk HUT kota Bandung.
Kemenangan ini juga terasa melegakan lantaran inilah kemenangan Persib di ISL musim ini.
Sabtu, 16 Oktober 2010
KADO HUT KOTA BANDUNG DARI 'PERSIB'
Label:
5-1,
hut,
kado,
kota bandung,
maung bandung,
news,
olahraga,
persib,
persiba
Sabtu, 09 Oktober 2010
ULASAN PRIBADI INDONESIA vs URUGUAY
Nonton pertandingan barusan antara Indonesia vs Uruguay gw lakuin di rumah, bareng bokap, nyokap ama adek gw, sebelum pertandingan kita udah beli Coca Cola 1 Liter ama Snack. Pas awal pertandingan gw sih memprediksi Indonesia bakalan kalah 4-1. Tapi awal pertandingan semua orang termasuk gw pasti terkejut setengah mati pas Boas Solosa gak sengaja bisa ngebobol gawang Uruguay.
Sempet pada sorak dan optimis tuh kayanya pendukung Indonesia,hehe tapi gw tetep yakin Indonesia pasti kalah 4-1 waktu itu. Formasi Indonesia pengen banget gw kritikin, 4-4-2 jadul bro, Inggris aja keok abis-abisan pas pake formasi usang ini. Apalagi Indonesia sekarang pemainnya aneh2, gw sebagian kurang kenal,hehe secara postur jelas lah jauh banget, BP ama Cavani?wow jauh banget,hehe
Starting Line Up Indonesia:
Markus; M.Nasuha, Maman, Nova, Benny Wahyudi; M.Ridwan, Toni Sucipto, Firman Utina, Ahmad Bustomi; BP (c), Boas;
Menurut gw formasi ini kurang oke. Lemah. Indonesia jadi banyak mundur ketimbang maju. Gimana mau menang? tul gak? BP dan yang laen lebih kaya gelandang bertahan. Cuma boas doank yang kadang maen di depan. Terbukti Indonesia cuma 2x Shoot on Goal, itupun cuma Boas dua-duanya. Pemain yang lumayan ngaco pada pertandingan ini FIRMAN UTINA. kacrut banget, gw ampe heran kenapa pelatihnya gak ganti dia setelah lama maen. Dia cuma buang-buang bola gak jelas bro. Kacau.
Markus juga bukan kiper yang bagus menurut gw, terlalu teledor dan banyak aksi, itu terbukti karna di Persib juga dia sering banget jebol abis-abisan.
Pemain-pemain muda dan baru pada lumayan. Tony Sucipto ama M.Ridwan bener-bener gak berguna juga pertandingan malam ini. BP juga. Kurang gerak. Salah tendang mulu, Haha.
Indonesia butuh keberanian kaya dulu, harusnya pasang 4-3-3 modern ala CHELSEA bro. Karna menurut gw: MENYERANG ADALAH PERTAHANAN YG TERBAIK. Dengan terus-terusan menyerang, kita sama sekali gak ngasih kesempatan orang lain buat nyolek pertahanan kita.
Gw sih saranin pecat aja pelatih yang sekarang, terlalu arogan dan mata duitan kayanya kalo pelatih asing. Dan asal cabut juga bro pilihan pemainnya. Mending coba pake RD (Rahmad Darmawan) yang udah jelas bagus Track Recordnya. (saran)
Gw sih saranin pecat aja pelatih yang sekarang, terlalu arogan dan mata duitan kayanya kalo pelatih asing. Dan asal cabut juga bro pilihan pemainnya. Mending coba pake RD (Rahmad Darmawan) yang udah jelas bagus Track Recordnya. (saran)
Gw lebih prefer: 4-3-3: Ferry Rotinsulu; Maman, Ricardo, Nova, Mahyadi; Atep, Eka R, Hariono ; Boas, Yongki, Aliyudin. (saran juga)
Ya sudahlah, moga kedepannya Indonesia bisa bangkit, berubah, dan gak cuma ngasih harapan kosong lagi ke para pendukungnya. Lupain aja 7-1 nya. huuuuuuu
Label:
7-1,
alfred riedl,
bola,
curhat,
edinson cavani,
hattrick,
indonesia,
luis suarez,
merah putih,
olahraga,
oscar tabarez,
sepakbola,
sport,
telak,
timnas,
uruguay
Jumat, 08 Oktober 2010
PELAJARAN BUAT INDONESIA (BAG.2)
Indonesia memang tampil disiplin membangun tembok pertahanan sehingga Suarez dan Cavani sulit menemukan celah ataupun melakukan wall-pass. Striker dan gelandang Indonesia secara kolektif mau membantu pertahanan tim meski mengakibatkan bola lebih banyak bergulir di wilayah permainan tuan rumah.
Pada menit ke-24, Uruguay kembali memperoleh peluang. Tendangan keras Rodriguez dihalau Markus, bola muntah disambar Cavani dengan satu sentuhan. Namun, bola meleset dari sasaran meski gawang sudah kosong.
Tak lama berselang, Markus kembali beraksi. Kesalahan antisipasi Nova Arianto saat menghalau umpan silang Alvaro Pereira membuat bola mampir di hadapan Maxi Pereira. Tanpa mengontrol, Maxi melepaskan tendangan dan dengan gesit Markus menepisnya. Sampai setengah jam pertandingan, gawang Indonesia masih selamat.
Tekanan bergelombang Celeste akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Umpan lambung Maxi Pereira dari sektor kanan disambut dengan mantap oleh Cavani. Tanpa pengawalan berarti, sundulan penyerang Napoli itu menembus gawang Markus.
Gerendel Indonesia sepertinya mulai goyah. Praktis, Indonesia tak pernah dapat meninggalkan wilayah pertahanan sendiri hingga turun minum. Salah satu alasannya, Indonesia tidak berupaya menahan bola saat menguasainya dan lebih banyak mengikuti irama permainan lawan.
Uruguay kembali memperoleh peluang bagus pada menit ke-38. Tendangan Alvaro Pereira dari dalam kotak penalti mengenai salah satu pemain Indonesia dan melebar tipis dari gawang Markus. Penonton pun mencoba membangkitkan semangat para pemain kesayangannya.
Namun, Uruguay berhasil mengoleksi gol keduanya satu menit sebelum jeda. Suarez menerima bola dari Cavani di dalam kotak penalti. Satu kali membalikkan badan, kapten Ajax Amsterdam itu dengan baik mengecoh Nova. Satu kali tendang, gawang Markus jebol lagi.
Tidak ada pergantian pemain yang dilakukan Alfred Riedl saat turun minum. Salam pembuka pertandingan dibuat Cristian Rodriguez semenit saja pertandingan dimulai kembali ketika tendangannya melebar dari gawang.
Uruguay seperti mulai menemukan solusi membongkar pertahanan tuan rumah. Di samping itu, kondisi fisik pemain Indonesia tampak mulai menurun dan sulit mengimbangi permainan lawan.
Sembilan menit setelah jeda, tembok Indonesia kembali runtuh. Suarez terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Tanpa penjagaan berarti, Suarez dengan dingin menaklukkan Markus.
Menit 58, pemain pengganti Sebastian Eguren memperlebar jarak keunggulan Celeste. Kombinasi dengan Suarez menempatkan Eguren terlepas sendirian di dalam kotak penalti. Satu penyelesaian sederhana, jala gawang Markus bergetar untuk kali keempat.
Mulai di atas angin, Tabarez memasukkan dua lagi pemain dari bangku cadangan. Martin Caceres masuk menggantikan Mauricio Victorino, sedangkan Sebastian Fernandez mengisi posisi Cristian Rodriguez.
Riedl pun memberi kesempatan kepada penyerang muda Yongki Aribowo untuk memulai debut bersama Merah-Putih dan menggantikan Bambang.
Uruguay menambah koleksi gol pada menit ke-69. Tak pernah bisa mengantisipasi pergerakan lawan di sisi butanya, Indonesia lengah mengawasi posisi Cavani. Markus pun terpaksa keluar sarang dan menjatuhkan Cavani sehingga mengakibatkan hukuman penalti.
Terlihat Cavani sempat meminta menjadi eksekutor hukuman tersebut, tapi Suarez yang akhirnya menjalankan tugas untuk melengkapi torehan hat-trick dalam pertandingan ini.
Serangan Indonesia lebih banyak dilakukan sporadis. Dari sebuah kesempatan langka, Indonesia berhasil mendekati gawang Uruguay. Sayang, kerja keras itu hanya membuat Yongki berada dalam posisi off-side.
Salah satu pemain debutan lagi dipercaya tampil oleh Riedl, yakni Oktovianus Maniani yang menggantikan Firman Utina. Tak berapa lama menginjakkan kaki di lapangan, memanfaatkan kecepatannya, Okto merangsek masuk pertahanan lawan sebelum memberikan bola kepada Boaz. Sayangnya, tendangan Boaz dapat dimentahkan Castillo.
Menit 80, Cavani melesakkan lagi bola ke dalam gawang Markus. Suarez terlepas dari jebakan off-side pertahanan Indonesia. Satu kali kecohan, Markus berhasil dilewati. Saat akan mengeksekusinya jadi gol, Suarez berbenturan dengan Nova sehingga terjatuh. Bola masih bergulir ke arah gawang Indonesia dan Cavani muncul dari belakang untuk menyelesaikan peluang tersebut jadi gol keenam Uruguay.
Tak mau kalah dengan Suarez, Cavani juga melengkapi lawatannya di Senayan dengan hat-trick. Kembali lolos dari jebakan off-side para bek Indonesia, Cavani melesakkan bola menjauhi jangkauan Markus. Marjin keunggulan kian lebar saja, yel-yel penonton meminta pengunduran Nurdin Halid terdengar lagi.
Sebastian Fernandez mencetak gol kedelapan beberapa menit berselang menyambar sepakan Eguren dari dalam kotak penalti. Untung saja bagi Indonesia, Fernandez sudah berada dalam posisi off-side saat menyambut bola.
Sampai tiga menit tambahan waktu, Uruguay tetap serius mencari gol tambahan. Namun kedudukan 7-1 tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Saat peluit akhir berbunyi, para pemain Indonesia memanfaatkan kesempatan bertukar kostum. Di tengah sorakan permintaan mundur Nurdin Halid yang kembali membahana dari tribun penonton, terlihat Okto bertukar kostum dengan Cavani.
Kekalahan ini menandai debut Alfred Riedl sebagai pelatih Merah-Putih. Setidaknya pelatih asal Austria itu bisa mendapatkan gambaran kekuatan tim yang akan dibawanya bertanding di Kejuaraan AFF 2010 dua bulan lagi.
Label:
7-1,
alfred riedl,
bola,
edinson cavani,
hattrick,
indonesia,
luis suarez,
merah putih,
news,
olahraga,
oscar tabarez,
sepakbola,
sport,
telak,
timnas,
uruguay
PELAJARAN BUAT INDONESIA (BAG.1)
Pelajaran dari semi-finalis Piala Dunia 2010, Uruguay, membuahkan kekalahan telak 7-1 bagi tuan rumah Indonesia.
Sesuai dengan janjinya, Uruguay tampil menyerang dalam pertandingan uji coba melawan Indonesia di stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Jumat (8/10) malam. Celeste sangat mendominasi pertandingan tanpa memandang remeh kekuatan tim tuan rumah. Hasilnya, Indonesia harus puas dengan pelajaran berharga berupa kekalahan telak 7-1 di hadapan 40 ribu pendukung. Enam dari tujuh gol Uruguay disumbangkan duet penyerang Luis Suarez dan Edinson Cavani, yang sama-sama mencetak hat-trick.
Sesaat sebelum kick-off pertandingan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkesempatan turun gelanggang dan menyalami para pemain yang akan bertanding satu persatu. Sesuai harapan penyelenggara pertandingan, hujan sudah berhenti beberapa jam sehingga laga dilangsungkan dalam kondisi cuaca cerah. Di belakang Presiden, menyusul pula ketua umum PSSI Nurdin Halid. Bersamaan dengan itu penonton menyorakkan yel-yel yang mendesak pengunduran diri sang ketua umum.
Indonesia memainkan dua pemain Arema, Benny Wahyudi dan Ahmad Bustomi, dalam tin inti. Pertandingan ini sekaligus menjadi debut bagi Benny yang ditempatkan sebagai bek kanan.
Tanpa Diego Forlan yang batal berangkat, Oscar Washington Tabarez memainkan duet Suarez dan Cavani di lini depan. Namun, Tabarez menyimpan Fernando Muslera di bangku cadangan dan memilih memainkan kiper Juan Castillo.
Uruguay memanfaatkan peluang menguasai bola sejak menit pertama, sedangkan tim tuan rumah Indonesia tampak terlihat sedikit gugup menghadapi lawan yang memiliki beberapa tingkat kualitas di atas.
Menit kedua, peluang pertama diperoleh Uruguay ketika Maxi Pereira melepas tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola mampu diamankan Markus Haris Maulana meski kalau saja tidak berhati-hati bola pantulan siap disambut Cavani.
Para pemain Merah-Putih mencoba mengimbangi permainan pendek Uruguay. Kombinasi umpan dari sektor belakang diakhiri dengan penetrasi Boaz ke kotak penalti. Bola dapat diblok Diego Lugano dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Setelah seperempat jam, Senayan bergemuruh. Boaz melejit meninggalkan garis pertahanan Uruguay yang terlalu tinggi untuk menyambut umpan panjang Bambang Pamungkas dari lini tengah. Tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Castillo, dengan tenang Boaz menggiring bola menjauhi jangkauan sang kiper dan menceploskannya ke gawang kosong.
Tersentak, Uruguay menggiatkan serangan. Menit 21, tendangan keras Cristian Rodriguez ditepis Markus ke atas mistar gawang. Dari tendangan penjuru yang dilakukan, pemain Uruguay belum mampu membongkar kedisiplinan Merah-Putih.
Tersentak, Uruguay menggiatkan serangan. Menit 21, tendangan keras Cristian Rodriguez ditepis Markus ke atas mistar gawang. Dari tendangan penjuru yang dilakukan, pemain Uruguay belum mampu membongkar kedisiplinan Merah-Putih.
(BERSAMBUNG)
Label:
7-1,
alfred riedl,
bola,
edinson cavani,
hattrick,
indonesia,
luis suarez,
merah putih,
news,
olahraga,
oscar tabarez,
sepakbola,
sport,
telak,
timnas,
uruguay
Kamis, 07 Oktober 2010
RAHASIA DIBALIK E-CIGARETTE
Rahasia utama pada Rokok Elektronik ini yang menjadikannya lebih baik daripada menghisap rokok sungguhan ada pada alat inovatif electronic yang terdapat didalamnya.
Rokok Elektrik ini digerakkan oleh sebuah teknologi mikro dan terdiri dari 3 bagian yaitu sebuah pelor nikotin, sebuah ruangan pengubahan zat menjadi atom dan sebuah chip pintar dengan sebuah baterai lithium. Didepan ujung rokok ini terdapat lampu operasi indikator yang akan menyala ketika anda menghisapnya, seperti halnya pada saat anda menghisap rokok sungguhan ada bara api merah pada ujung rokok. Salah satu bagian yang paling menarik dari Rokok Elektrik ini adalah karena adanya alat pengubahan zat menjadi atom didalamnya yang dapat membuat uap seperti asap ketika dihisap, sungguh sangat seperti rokok sungguhan. Anda dapat merokok bebas nikotin dengan alat ini dan dapat terhindar dari resiko dampak-dampak akibat merokok.
Yang jelas rokok jenis ini tidak menimbulkan asap (hanya berupa sedikit uap), tidak memerlukan korek tentunya untuk menyulut ujung rokok, tidak menimbulkan bau di baju, dan bisa dihisap dimana saja.
Keuntungan Menggunakan Rokok Elektronik:
- TANPA tar, racun, karbon monoksida, tembakau, dan bau asap
- Aman bagi lingkungan
- Menghemat uang
- Menghentikan kebiasaan merokok secara bertahap
- Menghindari risiko kesehatan dari merokok
- Sebagai subtitusi pengganti rokok konvensional
- Dapat disesuaikan dengan kebutuhan perokok (High, Medium, Low, dan Non Nikotin)
- Merupakan terapi untuk berhenti merokok, karena anda tetap merasa seakan akan anda sedang merokok
- Dapat digunakan dimanapun, termasuk di tempat DILARANG MEROKOK
- Menghindari risiko kesehatan yang disebabkan oleh merokok
- Baterai bisa diisi ulang
- Filter Cartridge dapat diganti-ganti berdasarkan kandungan nikotin yang diperlukan perokok (High, Medium, Low, dan Non Nikotin)
- Tidak menyebabkan polusi udara, sehingga tidak menimbulkan perokok pasif. Asap yang keluar adalah asap dari kandungan gel yang diubah menjadi uap air oleh automizer
- Bentuk dan rasa sama seperti aslinya, anda dapat menikmati seluruh proses merokok
Label:
asap,
e-cigarette,
elektrik,
kedokteran,
kesehatan,
medis,
news,
nikotin,
rahasia,
rokok,
tanpa asap,
tar
BAHAYA ROKOK SECARA UMUM
Racun pada Rokok Konvensional
Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
* Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
* Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
* Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Efek Racun
Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):
* 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan
* 4x menderita kanker esophagus
* 2x kanker kandung kemih
* 2x serangan jantung
Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.
Batas Aman
Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama.
TIDAK ADA BATAS AMAN BAGI ORANG YANG TERPAPAR ASAP ROKOK.
Label:
angkutan umum,
asap,
bahaya,
konvensional,
news,
nikotin,
racun,
rokok
Langganan:
Postingan (Atom)

