Selasa, 24 Agustus 2010

NEGERI PARA BEDEBAH

karya Adhie Massardi


Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala
Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah
Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya
Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Pertanyaannya,negeri manakah yang dimaksud? Silahkan berikan komentar..
sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/04/puisi-negeri-para-bedebah.html#ixzz0xagpI2x7

SIHIR ALA MASTER 3D


GOOGLE VS YAHOO!

Facebook, Twitter, LinkedIn, YouTube dan WordPress adalah contoh-contoh social media yang dibangun oleh pendirinya dari awal dan konsisten bermain di dunia social media. Mereka semua bersifat independen karena tidak ada satupun yang dibuat atau dimiliki oleh perusahaan-perusahaan raksasa. Adalah sebuah fenomena yang menarik bahwa kesuksesan perusahaan raksasa tersebut di bidang social media masih sangat terbatas jika dibandingkan perusahaan yang bersifat independen.

Kedua raksasa di ranah maya tersebut memiliki dua alasan yang berbeda berkaitan dengan pengembangan social media: Yahoo telah memutuskan untuk tidak membuat social network sendiri namun berkongkalikong dengan Facebook dan Twitter. Sementara sebaliknya Google-tidak hanya membeli YouTube, namun juga berusaha menggerogoti kue social media lewat produknya, Buzz. Partnership vs in-house development, konten vs teknologi, Yahoo vs Google, lalu raksasa mana yang memiliki strategi sosial yang baik?


Strategi Yahoo: Bekerjasama Untuk Mendongkrak Traffic
Di tahun 2006, Yahoo berusaha menebus Facebook dengan memberi tawaran lebih dari $1 Milyar. Tawaran tersebut mentah karena secara mengejutkan reputasi jawara social media tersebut perlahan mulai naik. Bahkan, popularitas Yahoo sendiri terus menurun dan nyaris diakuisisi oleh Microsoft dengan tawaran mencapai $40 Milyar di tahun 2008. Namun sekarang di bawah kepemimpinan Carol Bartz, Yahoo berusaha membalikkan keadaan. Portal internet ini mencoba untuk menjadi social media sebagai pengembangan strateginya. Namun bukan fokus pada pengakuisisian Twitter untuk menjadi salah satu bagian dari Yahoo, tapi lewat cara bekerjasama dengan berbagai social media besar seperti Facebook dan Twitter.

Pada September 2009, Yahoo mengumumkan bahwa mereka akan mengintegrasikan Facebook Connect di semua properti yang dimilikinya. Tujuannya tentu menjadikan Yahoo buka saja sebagai portal penghasil berita, email dan finance. Tapi juga bisa menjadi social graph dan digunakan untuk melihat status update. Di sisi lain, Yahoo juga akan mendapat keuntungan dari lonjakan traffic yang terjadi setelah berbagi artikel dan konten di Facebook News Feed. Strategi tersebut terus berlanjut. Dua minggu lalu Yahoo bekerjasama dengan Twitter dan memungkinkan penggunanya mengakses Twitter feed lewat Yahoo, mengupdate status dan mengintegrasikan konten Twitter dengan semua properti Yahoo.

Strategi Google: Mendominasi
Taktik yang diterapkan oleh Google sangat bertolak belakang dengan yang dilakukan oleh pesaing terberatnya. Sama seperti Yahoo, Google juga tidak pernah membukukan catatan bagus di dunia social media. Google Friend Connect tertinggal sangat jauh dibandingkan Facebook Connect, Orkut sekarang tidak pernah terdengar lagi, Blogger sekalipun tidak bisa bersaing dengan WordPress bahkan sampai Jaiku dan Dodgeball belakangan seperti hilang ditelan bumi. Google baru bisa berbicara di social media setelah mereka membeli YouTube seharga $1.65 milyar. Dan hingga saat ini, raksasa yang kelahirannya dibidani oleh Larry Page dan Sergey Brin tersebut sudah memiliki beberapa social media. Sebut saja Blogger, YouTube, Picasa, Orkut, Google Knol hingga Friend Connect.

Belum puas dengan dominasinya, Google terus merangsek masuk ke dunia social media lewat produknya, Google Buzz. Dengan hadirnya produk yang menjadi sebuah social media sejati ini, strategi Google mulai berada di pattern yang benar. Jika Google bisa menjalankan social media yang diadopsi lewat Gmail ini dengan baik dan melansir social media tool versi standalone, bukan tidak mungkin raksasa mesin pencari ini bisa menikmati kue social media yang lebih banyak. Apalagi setelah dikoneksikan atau terintegrasi dengan produk lainnya semisal YouTube, Picasa, Orkut dan yang lainnya. Strategi yang dilakukan Google memang lebih beresiko dibandingkan taktik milik Yahoo, namun hasilnya tentu akan sangat jauh lebih dahsyat.

Strategi Siapa Yang Paling Tepat?
Pertanyaan tersebut pasti langsung berkecamuk di benak Anda. Tujuan akhir dari artikel ini bukanlah menentukan siapa yang benar dan siapa yang salah. Namun bisa dijadikan pedoman untuk menentukan rencana jangka panjang dan social strategy yang akan Anda buat untuk perusahaan. Secara kasar, banyak pengamat yang mengatakan bahwa Yahoo memiliki konten yang lebih baik ketimbang Google. Misalnya Yahoo Finance yang dianggap lebih baik dibanding milik Google. Mereka juga memiliki variasi konten yang terbilang lengkap dibanding pesaingnya.

Namun Google memiliki alasan tersendiri kenapa mereka tidak melakukan hal serupa dengan yang dijalani oleh kompetitornya. Mereka tidak menulis beritanya sendiri dengan alasan yang sederhana: itu bukan fokus mereka dan belum tentu Google bisa mengerjakannya dengan baik mengingat mesin pencari raksasa ini belum memiliki pengalaman di bidang itu. Di sisi lain, kehandalan teknologi Google yang terbilang cukup canggih membuat Yahoo tertinggal cukup jauh. Google mampu membuat produk teknis yang baik semisal Search, Gmail, Buzz, Android hingga Chrome. Semua hal di atas bukanlah bidangnya Yahoo.

Jadi kesimpulan akhirnya adalah, tidak ada pihak yang menerapkan strategi yang salah. Lantaran Yahoo dan Google memiliki taktik sosial masing-masing. Berdasarkan kekuatan dan pengalaman tiap raksasa tersebut, sepertinya Yahoo dan Google sudah mengimplementasikan strategi dan berjalan dalam pattern yang benar.

source: http://peoplemeetme.com/adu-strategi-sosial-google-vs-yahoo.html
sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/04/ketatnya-persaingan-google-dan-yahoo.html#ixzz0xaLRwSwq

POSISI KEYBOARD KENAPA HARUS KAYA GITU YA SUSUNANNYA?

Pernahkah agan bertanya, mengapa susunan huruf dalam keyboard mesin ketik, komputer, hingga PDA kita berupa “QWERTYUIOP” dan seterusnya? Mengapa tidak dibuat saja berurutan seperti “ABCDEFGH” dan seterusnya? Mungkin sebagian dari agan sudah tahu ceritanya, tetapi kalau-kalau agan belum tahu ane copas di sini.

Konon, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.

Berdasar pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa “23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga “XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”.


Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat dan masalah tombol keyboard yang sering macet sudah teratasi dengan desain mekanik yang lebih baik. Sejumlah desain keyboard alternatif juga muncul di pasaran. Salah satu yang cukup populer adalah Dvorak Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936. Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis.

QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris—-bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

Sayangnya, orang tetap ogah berpaling dari desain “QWERTY” kendati desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang nge-jam, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior. Alih-alih, QWERTY malah dinobatkan menjadi standar internasional di tahun 1966.

Hal yang sama juga terjadi di Microsoft Windows. Kita tentu tahu bahwa Windows bukanlah sistem operasi terbaik, entah itu dari segi keamanan, kemudahan, kinerja, sampai soal keindahan. Namun, karena penetrasi pasar Windows sudah begitu deras, orang mulai terbiasa menggunakan Windows dan sistem operasi tersebut menjadi terstandardisasi.

Apakah tidak ada yang lebih baik dari Windows? Tentu saja tidak. Namun orang perlu pikir-pikir beberapa kali sebelum berpaling dari standar tersebut. Mereka harus menghadapi barrier seperti faktor biaya, isu kompatibilitas, proses pembelajaran, faktor waktu, dan masih banyak lagi. Akibatnya jumlah mereka yang setia jauh lebih besar daripada yang murtad. Inilah yang menjadikan Windows atau QWERTY kemudian menjadi standar—-kendati mereka bukan yang terbaik.

Dalam dunia ilmiah, fenomena ini dijelaskan sebagai konsep path dependency dan network externality. Intinya, inovasi tidak menghasilkan outcome yang out of the blue, tetapi merupakan perkembangan yang bisa diprediksi dari yang sudah-sudah. Selain itu, value dari inovasi tersebut akan makin tinggi bila digunakan oleh makin banyak orang. Pada tahap tertentu, inovasi tersebut akan menjadi standar yang digunakan oleh umum.

source: http://blog-apa-aja.blogspot.com/2010/04/alasan-posisi-huruf-pada-keyboard.html
sumber:http://wahw33d.blogspot.com/2010/04/alasan-pengaturan-posisi-huruf-huruf.html#ixzz0xaJaBOT2

HACKER-HACKER TERBAIK SEJAGAT

Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan. Berikut beberapa profile 14 Hacker Terbaik Dunia untuk saat ini :
Kevin Mitnick Kevin adalah hacker pertama yang wajahnya terpampang dalam poster “FBI Most Wanted”. Kevin juga seorang “Master of Deception” dan telah menulis buku yang berjudul “The Art of Deception”. Buku ini menjelaskan berbagai teknik social engineering untuk mendapatkan akses ke dalam sistem.

Linus Torvalds Seorang hacker sejati, mengembangkan sistem operasi Linux yang merupakan gabungan dari “LINUS MINIX”. Sistem operasi Linux telah menjadi sistem operasi “standar” hacker. Bersama Richard Stallman dengan GNU-nya membangun Linux versi awal dan berkolaborasi dengan programmer, developper dan hacker seluruh dunia untuk mengembangkan kernel Linux.
John Draper Penemu nada tunggal 2600 Herz menggunakan peluit plastik yang merupakan hadiah dari kotak sereal. Merupakan pelopor penggunaan nada 2600 Hz dan dikenal sebagai Phone Phreaker (Phreaker, baca: frieker) Nada 2600 Hz digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanggilan telepon gratis. Pada pengembangannya, nada 2600 Hz tidak lagi dibuat dengan peluit plastik, melainkan menggunakan alat yang disebut “Blue Box”.
Mark Abene Sebagai salah seorang “Master of Deception” phiber optik, menginspirasikan ribuan remaja untuk mempelajari sistem internal telepon negara. Phiber optik juga dinobatkan sebagai salah seorang dari 100 orang jenius oleh New York Magazine. Menggunakan komputer Apple , Timex Sinclair dan Commodore 64. Komputer pertamanya adalah Radio Shack TRS-80 (trash-80).
Robert Morris Seorang anak dari ilmuwan National Computer Security Center yang merupakan bagian dari National Security Agencies (NSA). Pertama kali menulis Internet Worm yang begitu momental pada tahun 1988. Meng-infeksi ribuan komputer yang terhubung dalam jaringan.
Richard Stallman Salah seorang “Old School Hacker”, bekerja pada lab Artificial Intelligence MIT. Merasa terganggu oleh software komersial dan dan hak cipta pribadi. Akhirnya mendirikan GNU (baca: guhNew) yang merupakan singkatan dari GNU NOT UNIX. Menggunakan komputer pertama sekali pada tahun 1969 di IBM New York Scintific Center saat berumur 16 tahun.
Kevin Poulsen Melakukan penipuan digital terhadap stasiun radio KIIS-FM, memastikan bahwa ia adalah penelpon ke 102 dan memenangkan porsche 944 S2.
Ian Murphy Ian Muphy bersama 3 orang rekannya, melakukan hacking ke dalam komputer AT&T dan menggubah seting jam internal-nya. Hal ini mengakibatkan masyarakat pengguna telfon mendapatkan diskon “tengah malam” pada saat sore hari, dan yang telah menunggu hingga tengah malam harus membayar dengan tagihan yang tinggi.
Vladimir Levin Lulusan St. Petersburg Tekhnologichesky University. Menipu komputer CitiBank dan meraup keuntungan 10 juta dollar. Ditangkap Interpol di Heathrow Airport pada tahun 1995
Steve Wozniak Membangun komputer Apple dan menggunakan “blue box” untukkepentingan sendiri.
Tsutomu Shimomura Berhasil menangkap jejak Kevin Mitnick.
Dennis Ritchie dan Ken Thomson Dennis Ritchie adalah seorang penulis bahasa C, bersama Ken Thomson menulis sistem operasi UNIX yang elegan.
Eric Steven Raymond Bapak hacker. Seorang hacktivist dan pelopor opensource movement. Menulis banyak panduan hacking, salah satunya adalah: “How To Become A Hacker” dan “The new hacker’s Dictionary”. Begitu fenomenal dan dikenal oleh seluruh masyarakat hacking dunia. Menurut Eric, “dunia mempunyai banyak persoalan menarik danmenanti untuk dipecahkan”.
Johan Helsingius Mengoperasikan anonymous remailer paling populer didunia.

source: http://alinsani.wordpress.com/2010/04/25/14-hacker-terbaik-dunia/
sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/04/14-hacker-terbaik-dunia.html#ixzz0xaHms5IG

TIPS MENGHADAPI TEMAN KERJA YANG MENYEBALKAN

Dalam kehidupan pekerjaan, seringkali kita menemukan rekan kerja yang kita anggap menyebalkan. Kita merasa harus menghindari orang tersebut setiap saat. Namun, tidak jarang juga kita malah bertugas bersama dengan orang seperti itu. Apabila Anda tidak segera mengubah sikap terhadap orang tersebut, maka pekerjaan Anda tidak akan pernah sukses. Anda hanya akan terus diliputi perasaan sebal.
Ada beberapa cara menghadapi masalah ini, yaitu:

1. Dengarkan teman Anda. Ada saatnya masalah yang dihadapi berawal dari miskomunikasi. Beberapa masalah yang sering muncul biasanya terjadi karena tidak adanya klarifikasi. Oleh karena itu, dengarkan teman Anda dan klarifikasi semua kesalah pahaman yang ada.

2. Ulangi lagi permintaan mereka. Rasa benci yang muncul karena kesukaan terhadap rekan kerja seringkali membutakan Anda. Semua perkataan yang benar ada kalanya terdengar salah di telinga Anda. Untuk menyikapi masalah ini, minta dia untuk mengulangi semua permintaan, pernyataan, pertanyaan, atau instruksi dari dia. Benar-benar yakinkan kalau Anda sepaham dengan dirinya agar tidak terjadi kesalahan.

3. Tetap tenang. Memang ada saatnya Anda sangat ingin memukul rekan kerja. Namun, Anda harus tenang. Jangan buang waktu Anda untuk hal yang tidak berguna.

4. Lawan api dengan air. Saat rekan kerja Anda sedang mengamuk, tetaplah duduk tenang. Jangan biarkan emosi Anda membiarkan semuanya hancur. Tunggulah sampai rekan Anda tersebut tenang dan tanyalah kapan waktu terbaik untuk membahas masalah tersebut.

5. Anda berharga. Jika Anda berpikir kalau sedang di posisi yang tidak menyenangkan, percayalah kalau rekan Anda juga berpikiran hal yang sama. Saling mengingatkan antar rekan kalau Anda berharga dan Anda saling membutuhkan.

Satu hal yang patut Anda ingat, mengubah sikap mereka bukanlah pekerjaan Anda. Jadi, jangan takut untuk mengoreksi teman Anda, tetapi khawatirlah bagaiman menghadapi rekan kerja saat mereka sedang menyebalkan. Selalu ingat tujuan Anda dan hindari buat masalah sebanyak mungkin. Selamat mencoba!

source: http://chip.co.id/articles/tips/2010/04/14/saatnya-mengatasi-rekan-kerja-yang-menyebalkan/
sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/04/cara-menangani-rekan-kerja-yang.html#ixzz0xaGpRWS4